-
Tulisan Terkini
Arsip
Kategori
Meta
Arsip Bulanan: Juli 2010
Makanan Empat Musim
Perbubahan musim dari musim dingin ke musim semi, lalu musim panas, musim gugur, dan kembali ke musim dingin, berpengaruh pada banyak hal dalam ritme kehidupan di Jepang. Yang paling terasa adalah pakaian yang kita kenakan. Di musim dingin kita harus … Lanjut membaca
Ditulis pada Makanan, Tempat dan Wisata
Di-tag masakan jepang, sanma, sashimi, sushi, tenpura, unagi
2 Komentar
Kakifurai
Musim dingin di Jepang. Itu berarti musim tiram (kaki, 牡蠣). Kebetulan dulu saya tinggal di Sendai, salah satu daerah penghasil tiram yang terkenal di Jepang. Daerah lain yang juga terkenal sebagai penghasil tiram adalah Hiroshima. Kakifurai Tiram adalah sejenis kerang. … Lanjut membaca
Sop Miso Kepala Kakap
Miso adalah bumbu yang sangat penting bagi orang Jepang. Orang Jepang mungkin tidak akan keberatan kalau kita tuduh tidak bisa hidup tanpa miso. Begitulah kenyataannya. Setiap kali makan, setiap jenis masakan, miso siru (sop miso) adalah side-menu tetap dalam khazanah … Lanjut membaca
Laode
Badannya kurus, tidak terlalu tinggi. Kekurusan itu membuat tulang-tulang pipinya menonjol, matanya terlihat cekung. Kulitnya hitam legam, khas kulit orang yang sehari-harinya terjemur di bawah terik matahari. Melihat dia membuat aku teringat pada pekerja jermal di kampungku. Namanya Laode, cuma … Lanjut membaca
Ditulis pada Cerita-Fiksi, Kerja, Persona, Sosial
Di-tag budaya kerja jepang, imigrasi, trainee
Tinggalkan Komentar
Kabur
Telepon berdering di suatu pagi buta, di penghujung musim dingin. Udara dingin yang menyapu hidungku hingga ke rongga dalamnya mengingatkan aku satu hal: di luar sana dingin, kontras benar dengan kehangatan futon yang membungkus tubuhku. Peringatan itu langsung mematikan gerak … Lanjut membaca
Ditulis pada Cerita-Fiksi, Kerja, Persona, Sosial
Di-tag budaya kerja jepang, imigrasi jepang, trainee
Tinggalkan Komentar
Muhammad Noboru Sato
Namanya Noboru Sato. Nama keluarga Sato adalah nama keluarga yang populasinya paling tinggi di Jepang. Ia seorang muslim. Waktu masuk Islam di depan namanya ditambahi nama Muhammad. Kami memanggilnya Brother Sato atau Sato san. Saat saya pertama kali mengenalnya tahun … Lanjut membaca
Tsukiai dan Shinrai
Perusahaan tempat saya bekerja baru saja memperoleh pelanggan baru. Pelanggan ini adalah sebuah perusahaan produsen pulpen. Kami sebagai perusahaan plastik injeksi, mencetak batang, dan tutup pulpen tersebut. Ini berarti kami memulai sebuah tsukiai, hubungan baik, yang baru. Sebagai bagian dari … Lanjut membaca
Masayoshi
Aku tak pernah berhenti menyesali keputusanku untuk berkunjung ke rumahnya di tahun baru itu. Ia kakek tua berusia 80 tahun lebih. Namanya Masayoshi Uehara. Istrinya yang nyaris setua dia, bernama Masako. Mereka tinggal di sebuah rumah, persis di berhadapan dengan … Lanjut membaca
San, Kun, Bucho, Kacho
Pengetahuan umum kita, orang Jepang menambahkan kata san di belakang nama seseorang (untuk orang Jepang di belakang nama keluarga) untuk penghormatan kepada seseorang. Namun sebenarnya ada banyak pernik-pernik menarik dalam soal ini.
Ditulis pada Bahasa, Kerja
Di-tag hirarki perusahaan, pangginal dalam bahasa jepang
Tinggalkan Komentar
Tsukiai
Rekan sekerja saya, orang Jepang, menemukan produk pengharum ruangan di ruang administrasi produksi pabrik kami. Perusahaan grup kami kebetulan juga membuat dan memasarkan pengharum ruangan. Melihat produk yang ada ruangan tadi bukan produk yang dibuat oleh grup kami, teman saya … Lanjut membaca