Arsip Kategori: Sosial

Sindroma Sazae san

“Ooki na sora wo nagametara, shiroi kumo ga tonde ita. Kyou wa tanoshiiiiiii………..”     Teks dalam bahasa Jepang yang saya kutipkan di atas tak perlu saya terjemahkan. Karena kalaupun saya terjemahkan tak akan banyak manfaatnya bagi pembaca. Lebih penting … Lanjut membaca

Ditulis pada Keluarga, Kerja, Sosial | 2 Komentar

Jaminan Kesehatan di Jepang

Di negara kita sering berkembang wacana untuk membebaskan biaya berobat bagi warga miskin. Niat ini boleh jadi baik. Tapi ada sisi buruknya. Karena biaya berobat gratis, orang mungkin akan lalai menjaga kesehatan. Toh kalau nanti sakit akan ada yang membayari. … Lanjut membaca

Ditulis pada Sosial | 1 Komentar

Seks dalam Masyarakat Jepang

Salah satu acara TV yang sering saya tonton waktu masih tinggal di Jepang adalah Kissiya. Ini singkatan dari kisu dake jya, iya. Artinya kalau diterjemahkan dalam bahasa gaul “kalau cuma cium sih, ogah”. Isi acara ini, seperti dari namanya, adalah … Lanjut membaca

Ditulis pada Bahasa, Keluarga, Sosial | 3 Komentar

Inkan atau Hanko

Orang Jepang tidak punya kebiasaan melakukan tanda tangan. Mereka menggunakan stempel (hanko) sebagai gantinya. Stempel itu bertuliskan nama pemiliknya dalam huruf kanji. Yang dituliskan biasanya hanya nama keluarga. Tidak hanya nama diri pribadi, orang yang membubuhkan stempel atas nama lembaga, … Lanjut membaca

Ditulis pada Kerja, Sosial | Di-tag , | 5 Komentar

Laode

Badannya kurus, tidak terlalu tinggi. Kekurusan itu membuat tulang-tulang pipinya menonjol, matanya terlihat cekung. Kulitnya hitam legam, khas kulit orang yang sehari-harinya terjemur di bawah terik matahari. Melihat dia membuat aku teringat pada pekerja jermal di kampungku. Namanya Laode, cuma … Lanjut membaca

Ditulis pada Cerita-Fiksi, Kerja, Persona, Sosial | Di-tag , , | Tinggalkan Komentar

Kabur

Telepon berdering di suatu pagi buta, di penghujung musim dingin. Udara dingin yang menyapu hidungku hingga ke rongga dalamnya mengingatkan aku satu hal: di luar sana dingin, kontras benar dengan kehangatan futon yang membungkus tubuhku. Peringatan itu langsung mematikan gerak … Lanjut membaca

Ditulis pada Cerita-Fiksi, Kerja, Persona, Sosial | Di-tag , , | Tinggalkan Komentar

Muhammad Noboru Sato

Namanya Noboru Sato. Nama keluarga Sato adalah nama keluarga yang populasinya paling tinggi di Jepang. Ia seorang muslim. Waktu masuk Islam di depan namanya ditambahi nama Muhammad. Kami memanggilnya Brother Sato atau Sato san. Saat saya pertama kali mengenalnya tahun … Lanjut membaca

Ditulis pada Persona, Sosial | Di-tag | 1 Komentar